Kapan Kamu (Seharusnya) Memakai Tag "Nofollow" ?

Kapan Kamu Memakai Tag "Nofollow" ?

Link Nofollow dan Dofollow adlah dua istilah dasar dalam teknik SEO ( Search Engine Optimization [Link] ). Tapi dua faktor ini memainkan peran penting dalam SEO. Jika kamu tidak menggunakan ini dengan benar, maka kamumungkin mendapatkan sanksi atau oleh Google.

Misalnya, jika ada seseorang ( anggaplah pengiklan ) meminta kamu untuk menambahkan link Iklan pada blog kamu dan dia menawarkan uang tunai. Dan kamu pun menjadi bersemangat dan menambahkan link dofollow pada link tersebut. Setiap kali robot Google menemukan jika halaman kamu digunakan untuk uang, Google akan memberikan penalti pada blogmu.

Jika kamu tidak menyadari tentang link dofollow dan nofollow, di sini ada beberapa informasi untuk kamu. Link dofollow adalah link yang kita ingin robot Google untuk diikuti dan sebaliknya untuk link Nofollow adalah link yang kita tidak ingin robot Google untuk diikuti. Dalam posting ini, saya akan berbicara tentang cara menambahkan tag Nofollow untuk link. Dan kapan kamu harus melakukan hal ini.

Kapan sih kamu memakai tag Nofollow ?

Setiap kali kamu menghubungkan ke situs dengan tag dofollow, kamu sebenarnya melewati link juice yang dapat membantu situs tersebut untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik. Sekarang kamu mungkin berpikir bahwa itu adalah ide yang baik untuk menandai setiap link dengan tag nofollow. Tapi itu tidak!, itu adalah kesalahpahaman. Tidak ada yang salah dengan link dofollow asalkan itu adalah link yang relevan. Sekarang mari kita lihat kapan kamu harus menggunakan tag Nofollow.

Link atau Tautan yang berbayar, jika kamu tidak ingin blog tersayang kamu mendapatkan sanksi oleh Google sebaiknya anda menggunakan tag nofollow untuk link jenis ini.

Link atau Tautan afiliasi, robot Google tidak membeli produk afiliasi kamu!. Makanya gunakan saja tag nofollow pada link yang seperti ini.

Link atau Tautan ke situs spam, Kadang-kadang mungkin kamu perlu menyebutkan atau menaruh tautan situs spam pada posting blog kamu, pastikan untuk menambahkan atribut nofollow, supaya tidak terkena tendang oleh Google.

Widget atau Inforgraphics, Beberapa widget atau infographics berisi kata kunci pada anchor teks. Gunakan tag nofollow pada link tersebut.

Terus cara memakai tag Nofollow itu bagaimana ?


Untuk kamu pengguna WordPress yang sudah disediakan segalanya untuk kenyamanan penggunanya, kamu bisa memakai plugin ini [Ultimate Nofollow].

Untuk pengguna Blogger, kamu akan dibuat untuk bersikap mandiri karena Blogger tidak menyediakan plugin-plugin seperti WP. Meskipun ada yang otomatis dengan menggunakan JavaScript tapi kalo menurut saya lebih enakan yang manual saja, karena lebih leluasa untuk menambahkan tag nofollow ini.

Berikut caranya untuk pengguna Blogger:

1. Jika kamu sedang membuat artikel, blok salah satu kata yang ingin kamu buat menjadi tautan hidup atau link.

2. Pada toolbar di akun blog kamu saat sedang membuat artikel ada menu yang bertuliskan 'Link'. Klik menunya dan nantinya akan terlihat seperti gambar dibawah ini:

Cara membuat link menjadi nofollow
Jika gambarnya terlalu kecil, klik pada gambar untuk memperbesar.
3. Jika sudah meniru seperti gambar diatas, tautan atau link yang memiliki atribut nofollow pun sudah ada pada artikel yang akan anda publikasi.

Dan itu lah artikel "Kapan Kamu (Seharusnya) Memakai Tag "Nofollow" ?". Ingat bagi anda yang seorang blogger selalu gunakan tag nofollow pada tautan atau link yang seperti saya beritahu diatas tadi. Jika kamu masih ngeyel tetap memberikan tag dofollow pada jenis-jenis link diatas, kamu hanya perlu bersabar karena Google punya mata-mata yang selalu mengawasi 24 jam yang siap menghukum website-website nakal dan menyalahi aturan yang sudah ditetapkan oleh Google. :)

No comments

Post a Comment

Perlu diingat saya juga manusia, yang kadang punya salah, jika ada kesalahan pada artikel yang dibuat kamu bisa membantu saya untuk memperbaiki artikel tersebut. Dan kadang saya juga tidak bisa manjawab pertanyaan kamu.